Home Artikel berita

Motor Listrik Kurang Laris di Indonesia?

Admin Duaroda

Mekanik Senior DuarodaHub

22 Nov 2024 5 min read 1 Views
Motor Listrik Kurang Laris di Indonesia?

Meskipun pemerintah mendukung penggunaan motor listrik sampai rela memberi subsidi, penjualannya tetap saja tidak sebanding dengan motor konvensional. Apa alasannya?

Berbanding jauh dengan motor konvensional yang penjualannya bisa melampaui 6 juta unit per tahun, motor listrik hanya terjual belasan hingga puluhan ribu unit per tahun. 

Sekjen AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) Hari Budianto menyatakan bahwa penjualan motor listrik per bulannya berkisar di angka 6 ribu unit, dan memproyeksikan bahwa total penjualan di tahun ini akan menyentuh angka 70 ribu unit.

Jadi, apa saja yang membuat masyarakat enggan beralih ke motor listrik?

  • Faktor ekonomis: Dari segi harga, motor listrik lebih mahal, bahkan setelah diberi insentif sekalipun. Belum lagi harga baterai motor listrik bisa mencapai 40% dari harga unitnya sendiri.
  • Faktor mobilitas: Berbeda dengan motor konvensional yang bisa isi BBM di mana-mana, motor listrik mengandalkan baterai dengan jarak tempuh terbatas, sehingga menghalangi mobilitas.

Mengingat pemerintah menargetkan 2 juta unit motor listrik di 2025, semua sektor harus memikirkan solusi dari 2 kendala utama tersebut agar masyarakat dapat beradaptasi dengan teknologi baru ini.

Tagar: #berita